Ekspedisi Kirim Mobil Aceh Jogja

Ekspedisi Kirim Mobil Aceh Jogja

Ekspedisi Kirim Mobil Aceh Jogja, Jasa Kirim Mobil Aceh Jogja, Biaya Kirim Mobil Aceh Jogja, Cargo Kirim Mobil Aceh Jogja, Harga Kirim Mobil Aceh Jogja

Ekspedisi Kirim Mobil Dari Aceh Ke  Yogyakarta
Ekspedisi Kirim Mobil Dari Aceh Ke  Semarang
Ekspedisi Kirim Mobil Dari Aceh Ke  Jawa Tengah
Ekspedisi Kirim Mobil Dari Aceh Ke  Jakarta

Jogja

Nama Yogyakarta terambil dari dua kata, yaitu Ayogya atau Ayodhya yang berarti “kedamaian” (atau tanpa perang, a “tidak”, yogya merujuk pada yodya atau yudha, yang berarti “perang”), dan Karta yang berarti “baik”. Ayodhya merupakan kota yang bersejarah di India di mana wiracarita Ramayana terjadi. Tapak keraton Yogyakarta sendiri menurut babad (misalnya Babad Giyanti) dan leluri (riwayat oral) telah berupa sebuah dalem yang bernama Dalem Gerjiwati; lalu dinamakan ulang oleh Sunan Pakubuwana II sebagai Dalem Ayogya

Kota Yogyakarta terletak di lembah tiga sungai, yaitu Sungai Winongo, Sungai Code (yang membelah kota dan kebudayaan menjadi dua), dan Sungai Gajahwong. Kota ini terletak pada jarak 600 KM dari Jakarta, 116 KM dari Semarang, dan 65 KM dari Surakarta, pada jalur persimpangan Bandung – Semarang – Surabaya – Pacitan. Kota ini memiliki ketinggian sekitar 112 m dpl.

Meski terletak di lembah, kota ini jarang mengalami banjir karena sistem drainase yang tertata rapi yang dibangun oleh pemerintah kolonial, ditambah dengan giatnya penambahan saluran air yang dikerjakan oleh Pemkot Yogyakarta.

Kota Yogyakarta telah terintegrasi dengan sejumlah kawasan di sekitarnya, sehingga batas-batas administrasi sudah tidak terlalu menonjol. Untuk menjaga keberlangsungan pengembangan kawasan ini, dibentuklah sekretariat bersama Kartamantul (Yogyakarta, Sleman, dan Bantul) yang mengurusi semua hal yang berkaitan dengan kawasan aglomerasi Yogyakarta dan daerah-daerah penyangga (Depok, Mlati, Gamping, Kasihan, Sewon, dan Banguntapan).

Adapun batas-batas administratif Yogyakarta adalah:

UtaraKabupaten Sleman
TimurKabupaten Sleman
SelatanKabupaten Bantul
BaratKabupaten Sleman

Jumlah penduduk kota Yogyakarta, berdasar Sensus Penduduk 2010[11]., berjumlah 388.088 jiwa, dengan proporsi laki-laki dan perempuan yang hampir setara. Sementara tahun 2017 jumlah penduduk kota ini bertambah menjadi 422.732 jiwa dengan kepadatan 13.007,13 jiwa/km².[1]

Islam merupakan agama mayoritas yang dianut masyarakat kota Yogyakarta 82,32%, dengan jumlah penganut Katolik dan Kristen Protestan yang relatif signifikan (Katolik 10,66% dan Protestan 6,54%). Sebagian kecil lagi adalah pemeluk agama Buddha 0,34%, Hindu 0,13% dan Konghucu 0,01%.[2] Seperti kebanyakan dari Islam kebanyakan di kota-kota pedalaman Jawa, mayoritas masih mempertahankan tradisi Kejawen yang cukup kuat.

Yogyakarta juga menjadi tempat lahirnya salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, yaitu Muhammadiyah yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada tahun 1912 di Kauman, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta. Hingga saat ini, Pengurus Pusat Muhammadiyah masih tetap berkantor pusat di Yogyakarta.

Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar, karena hampir 20% penduduk produktifnya adalah pelajar dan terdapat 137 perguruan tinggi. Kota ini diwarnai dinamika pelajar dan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Perguruan tinggi yang dimiliki oleh pemerintah adalah Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga dan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.

Kota Yogyakarta sangat strategis, karena terletak di jalur-jalur utama, yaitu Jalan Lintas Selatan yang menghubungkan Yogyakarta, Bandung, Surakarta, Surabaya, dan kota-kota di selatan Jawa, serta jalur Yogyakarta – Semarang, yang menghubungkan Yogyakarta, Magelang, Semarang, dan kota-kota di lintas tengah Pulau Jawa. Karena itu, angkutan di Yogyakarta cukup memadai untuk memudahkan mobilitas antara kota-kota tersebut. Kota ini mudah dicapai oleh transportasi darat dan udara, sedangkan karena lokasinya yang cukup jauh dari laut (27 – 30 KM) menyebabkan tiadanya transportasi air di kota ini.

Transportasi Darat
Bus kota
Kota Yogyakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang tidak mengenal istilah angkutan kota (angkot dengan armada minibus). Transportasi darat di dalam Yogyakarta dilayani oleh sejumlah bus kota. Kota Yogyakarta punya sejumlah jalur bus yang dioperasikan oleh koperasi masing-masing (antara lain Aspada, Kobutri, Kopata, Koperasi Pemuda Sleman, dan Puskopkar) yang melayani rute-rute tertentu:[14]

Trans Jogja
Sejak Maret 2008, sistem transportasi bus yang baru, bernama Trans Jogja hadir melayani sebagai transportasi massal yang cepat, aman dan nyaman. Trans Jogja merupakan bus 3/4 yang melayani berbagai kawasan di Kota, Sleman dan sebagian Bantul. Hingga saat ini (Tahun 2017), telah ada 17 (tujuh belas) trayek yang melayani berbagai sarana vital di Yogyakarta, yaitu[15]:

Trayek 1A dan Trayek 1B, melayani ruas protokol dan kawasan pusat perekonomian dan pemerintahan, seperti Stasiun Yogyakarta, Malioboro, Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Trayek 2A dan Trayek 2B, melayani kawasan perkantoran Kotabaru dan Sukonandi.
Trayek 3A dan Trayek 3B, melayani kawasan selatan, termasuk juga kawasan sejarah Kotagede.
Trayek 4A dan Trayek 4B, melayani kawasan pendidikan, seperti UII, APMD, UIN Sunan Kalijaga, dan Stasiun Lempuyangan.
Trayek 5A dan Trayek 5B, melayani kawasan Jalan Magelang dan kawasan Seturan
Trayek 6A dan Trayek 6B, melayani kawasan barat daya, seperti kampus UMY dan Jalan Parangtritis.
Trayek 7, melayani kawasan timur seperti Jalan Wonosari dan Babarsari
Trayek 8, melayani kawasan barat seperti Gamping dan Ringroad Barat
Trayek 9, melayani kawasan sejarah bagian barat seperti Ngabean pasthy dan Pojok Beteng
Trayek 10, melayani kawasan Gamping dan Stasiun Lempuyangan
Trayek 11, melayani kawasan Condong Catur dan Pasar telo
Trans Jogja sangat diminati selain karena aman dan nyaman, tarif yang saat ini diterapkan juga terjangkau, yaitu Rp 3.500,- untuk sekali jalan, dengan dua sistem tiket: sekali jalan dan berlangganan. Bagi tiket berlangganan, dikenakan potongan sebesar 50% untuk pelajar dan 15% untuk umum.

Taksi
Taksi mudah dijumpai di berbagai ruas jalan di Yogyakarta, terutama di ruas protokol dan kawasan pusat ekonomi dan wisata. Ada berbagai perusahaan taksi yang melayani angkutan ini, dari yang berupa sedan hingga minibus.

Kereta Api
Transportasi ke Yogyakarta dapat menggunakan kereta api, dengan berbagai tujuan seperti Jakarta, Bandung, Purwokerto, Kebumen, Semarang, Solo, Blitar, Surabaya, Malang, Jember, dan Banyuwangi. Terdapat sebanyak kurang lebih 33 kereta api yang melintasi Kota Yogyakarta (dengan total sebanyak 121-139 total jadwal perjalanan perharinya).

Terdapat 2 stasiun besar di Kota Yogyakarta, yaitu Stasiun Yogyakarta (dikenal sebagai Stasiun Tugu) dan Stasiun Lempuyangan. Tersedia kereta api komuter yang menghubungkan Kutoarjo dengan Surakarta melewati Kota Yogyakarta, kereta tersebut bernama Prameks. Selain itu juga tersedia KA Bandara (Bandara YIA) yang merupakan tujuan Stasiun Wojo atau Stasiun Kebumen

Bus
Bus AKAP tersedia dari dan ke semua kota di Pulau Jawa, datang dan berangkat dari Terminal Penumpang Yogyakarta, yang berada di Jalan Imogiri Timur, Giwangan, berada di tepi Jalan Lingkar Luar Selatan Yogyakarta, di batas wilayah antara Kota Yogyakarta dengan Kabupaten Bantul.

Transportasi Udara
Transportasi udara dari dan ke Yogyakarta dilayani oleh Bandara Internasional Adisutjipto yang terletak di tepi Jalan Adisucipto KM 9, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Bandara ini melayani penerbang domestik ke kota-kota besar di Pulau Jawa (Jakarta, Bandung, Surabaya), Sumatra (Batam), Bali, Kalimantan (Pontianak, Banjarmasin, dan Balikpapan), dan Sulawesi (Makassar).

Selain itu, bandara ini juga melayani penerbangan harian ke Singapura dan Kuala Lumpur dengan AirAsia dan SilkAir.

Sebelum Indonesia merdeka, Yogyakarta merupakan daerah yang mempunyai pemerintahan sendiri atau disebut Zelfbestuurlandschappen/Daerah Swapraja, yaitu Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman. Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan oleh Pangeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1755, sedangkan Kadipaten Pakualaman didirikan oleh Pangeran Notokusumo (saudara Sultan Hamengku Buwono II) yang bergelar Adipati Paku Alam I pada tahun 1813. Pemerintah Hindia Belanda mengakui Kasultanan, dan Pakualaman sebagai kerajaan dengan hak mengatur rumah tangganya sendiri yang dinyatakan dalam kontrak politik. Kontrak politik yang terakhir Kasultanan tercantum dalam Staatsblaad 1942 Nomor 47, sedangkan kontrak politik Pakualaman dalam Staatsblaad 1941 Nomor 577. Eksistensi kedua kerajaan tersebut telah mendapat pengakuan dari dunia internasional, baik pada masa penjajahan Belanda, Inggris, maupun Jepang. Ketika Jepang meninggalkan Indonesia, kedua kerajaan tersebut telah siap menjadi sebuah negara sendiri yang merdeka, lengkap dengan sistem pemerintahannya (susunan asli), wilayah, dan penduduknya.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Sri Sultan Hamengkubuwana IX dan Sri Paku Alam VIII menyatakan kepada Presiden RI, bahwa Daerah Kasultanan Yogyakarta, dan Daerah Pakualaman menjadi wilayah Negara RI, bergabung menjadi satu kesatuan yang dinyatakan sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sri Sultan Hamengkubuwana IX dan Sri Paku Alam VIII sebagai Kepala Daerah, dan Wakil Kepala Daerah bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI. Hal tersebut dinyatakan dalam:

Piagam kedudukan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII tertanggal 19 Agustus 1945 dari Presiden RI.
Amanat Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII tertanggal 5 September 1945 (dibuat secara terpisah).
Amanat Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paku Alam VIII tertanggal 30 Oktober 1945 (dibuat dalam satu naskah).
Dalam perjalanan sejarah selanjutnya kedudukan DIY sebagai Daerah Otonom setingkat Provinsi sesuai dengan maksud pasal 18 Undang-undang Dasar 1945 (sebelum perubahan) diatur dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1948 tentang Undang-undang Pokok Pemerintahan Daerah. Sebagai tindak lanjutnya kemudian Daerah Istimewa Yogyakarta dibentuk dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Istimewa Yogyakarta Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1950 sebagaimana telah diubah, dan ditambah terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1955 (Lembaran Negara Tahun 1959 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1819) yang sampai saat ini masih berlaku. Dalam undang-undang tersebut dinyatakan DIY meliputi Daerah Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Daerah Kadipaten Pakualaman. Pada setiap undang-undang yang mengatur Pemerintahan Daerah, dinyatakan keistimewaan DIY tetap diakui, sebagaimana dinyatakan terakhir dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004.

Dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), DIY mempunyai peranan yang penting. Terbukti pada tanggal 4 Januari 1946 sampai dengan tanggal 27 Desember 1949[11] pernah dijadikan sebagai Ibu kota Negara Republik Indonesia. Tanggal 4 Januari inilah yang kemudian ditetapkan menjadi hari Yogyakarta Kota Republik pada tahun 2010. Pada saat ini Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwana X dan Kadipaten Pakualaman dipimpin oleh Sri Paku Alam X yang sekaligus menjabat sebagai Gubernur, dan Wakil Gubernur DIY. Keduanya memainkan peran yang menentukan dalam memelihara nilai-nilai budaya, dan adat istiadat Jawa dan merupakan pemersatu masyarakat Yogyakarta.

Kabupaten dan Kota yang berada di wilayah DIY sekarang ini dibentuk pada kurun waktu 1950-1951[37][38] dan 1957-1958[39]. Tidak ada perbedaan antara pemerintahan kabupaten, dan kota yang berada di wilayah DIY dengan di Indonesia pada umumnya. Adapun daftar kabupaten, dan kota di wilayah DIY sebagai berikut:Artikel utama: Daftar kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta

No.Kabupaten/kotaPusat pemerintahanBupati/wali kotaLuas wilayah (km²)[40]Jumlah penduduk (2017)[40]Kapanewon/kemantrenKelurahan/kalurahanLogoCiutkanPeta lokasi
1Kabupaten BantulBantulSuharsono506,86911.50317-/75
2Kabupaten GunungkidulWonosariBadingah1.485,36748.11918-/144
3Kabupaten Kulon ProgoWatesSutedjo586,27470.520121/87
4Kabupaten SlemanSlemanSri Purnomo574,821.093.11017-/86
5Kota YogyakartaHaryadi Suyuti32,50636.6601445/-

Kapanewon/kemantren dan kalurahan/kelurahan[sunting | sunting sumber]

Artikel utama: Daftar kapanewon, kemantren, kalurahan dan kelurahan di Daerah Istimewa Yogyakarta

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari 4 kabupaten, 1 kota, 78 kapanewon/kemantren, 46 kelurahan dan 392 kalurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 3.606.111 jiwa dengan total luas wilayah 3.133,15 km².[41][42]

Pada tahun 2020, terjadi perubahan nomenklatur pembagian administratif di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertama, kecamatan yang berada di Kabupaten, menjadi Kapanewon. Kedua, kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta, menjadi Kemantren. Ketiga, Camat yang berada di Kabupaten memiliki panggilan baru Panewu dan Sekretaris Camatnya menjadi Panewu Anom. Keempat, Camat yang berada di Kota Yogyakarta memiliki panggilan Mantri Pamong Praja dan Sekretaris Camatnya menjadi Mantri Anom. Kelima, nama Desa menjadi Kalurahan. Keenam, kepala Desa menjadi alurah. Ketujuh, Sekretaris Desa menjadi Carik. Kedelapan, kelurahan yang berada di Kota Yogyakarta tidak berganti nama.[43]

No.Kode
Kemendagri
Kabupaten/KotaLuas Wilayah
(km²)
Penduduk
(jiwa)
2017
Kapanewon/KemantrenKelurahanKalurahan
134.02Kab. Bantul508,13931.3561775
234.03Kab. Gunung Kidul1.431,42755.97718144
334.01Kab. Kulon Progo586,28445.65512187
434.04Kab. Sleman574,821.062.8611786
534.71Kota Yogyakarta32,5410.2621445
TOTAL3133,153.606.1117846392

Menurut UU Nomor 3 tahun 1950 yang dikeluarkan oleh negara bagian Republik Indonesia yang beribu kota di Yogyakarta pada maret 1950, keistimewan DIY mengacu pada keistimewaan yang diberikan oleh UU Nomor 22 Tahun 1948 yaitu Kepala Daerah Istimewa diangkat oleh Presiden dari keturunan keluarga yang berkuasa di daerah itu pada zaman sebelum Republik Indonesia, dan yang masih menguasai daerahnya, dengan syarat-syarat kecakapan, kejujuran, dan kesetiaan, dan dengan mengingat adat istiadat di daerah itu[33]. Selain itu, untuk Daerah Istimewa yang berasal dari gabungan daerah kerajaan dapat diangkat seorang Wakil Kepala Daerah Istimewa dengan mengingat syarat-syarat sama seperti kepala daerah istimewa. Sebab pada saat itu daerah biasa tidak dapat memiliki wakil kepala daerah. Adapun alasan keistimewaan Yogyakarta diakui oleh pemerintahan RI menurut UU Nomor 22 Tahun 1948 (yang juga menjadi landasan UU Nomor 3 Tahun 1950 mengenai pembentukan DIY), adalah Yogyakarta mempunyai hak-hak asal usul, dan pada zaman sebelum Republik Indonesia sudah mempunyai pemerintahan sendiri yang bersifat Istimewa (zelfbestuure landschappen).

Saat ini Keistimewaan DIY diatur dengan UU Nomor 13 tahun 2012 yang meliputi[34]:

tata cara pengisian jabatan, kedudukan, tugas, dan wewenang Gubernur, dan Wakil Gubernur;
kelembagaan Pemerintah Daerah DIY;
kebudayaan;
pertanahan; dan
tata ruang.
Kewenangan istimewa ini terletak di tingkatan Provinsi

Dalam tata cara pengisian jabatan gubernur, dan wakil gubernur salah satu syarat yang harus dipenuhi calon gubernur, dan wakil gubernur adalah bertakhta sebagai Sultan Hamengku Buwono untuk calon Gubernur, dan bertakhta sebagai Adipati Paku Alam untuk calon Wakil Gubernur[35].

Kewenangan kelembagaan Pemerintah Daerah DIY diselenggarakan untuk mencapai efektivitas, dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, dan pelayanan masyarakat berdasarkan prinsip responsibilitas, akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi dengan memperhatikan bentuk, dan susunan pemerintahan asli yang selanjutnya diatur dalam Perdais.

Kewenangan kebudayaan diselenggarakan untuk memelihara, dan mengembangkan hasil cipta, rasa, karsa, dan karya yang berupa nilai-nilai, pengetahuan, norma, adat istiadat, benda, seni, dan tradisi luhur yang mengakar dalam masyarakat DIY yang selanjutnya diatur dalam Perdais.

Dalam penyelenggaraan kewenangan pertanahan Kasultanan Yogyakarta, dan Kadipaten Pakualamanan dinyatakan sebagai badan hukum. Kasultanan, dan Kadipaten berwenang mengelola, dan memanfaatkan tanah Kasultanan, dan tanah Kadipaten ditujukan untuk sebesar-besarnya pengembangan kebudayaan, kepentingan sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Kewenangan Kasultanan, dan Kadipaten dalam tata ruang terbatas pada pengelolaan, dan pemanfaatan tanah Kasultanan, dan tanah Kadipaten yang selanjutnya diatur dalam Perdais. Perdais adalah peraturan daerah istimewa yang dibentuk oleh DPRD DIY dan Gubernur untuk mengatur penyelenggaraan Kewenangan Istimewa. Selain itu, pemerintah menyediakan pendanaan dalam rangka penyelenggaraan urusan Keistimewaan DIY dalam Anggaran Pendapatan, dan Belanja Negara sesuai dengan kebutuhan DIY dan kemampuan keuangan negara.

Aceh

Mayoritas penduduk Aceh menganut agama Islam dan Syariah Islam menjadi hukum positif di daerah istimewa Aceh. Agama lain yang dianut oleh penduduk Aceh adalah agama Kristen yang dianut oleh pendatang beretnis Batak dan sebagian warga keturunan Tionghoa yang kebanyakan beretnis Hakka. Sedangkan sebagian lainnya tetap menganut agama Konghucu.

Selain itu Aceh memiliki keistimewaan dibandingkan dengan provinsi yang lain, karena di Aceh Syariat Islam diberlakukan kepada sebagian besar warganya yang menganut agama Islam, berdasar UU No.18/2001. Kalangan intelektual Aceh sendiri masih memperdebatkan apakah yang diberlakukan di Aceh sudah benar-benar syariat atau itu cuma karena alasan politis saja.[55]

Alasan yang juga kemudian disebutkan adalah kondisi konkret ketika itu berkenaan dengan politik, polemik di kalangan jumhur ulama soal bisa tidaknya hukum Islam diproduksi pasca kenabian selain persoalan dualisme aliran dalam Islam, dua aliran besar dalam tradisi tafsir hukum Islam.

Provinsi Aceh terdiri dari 18 kabupaten, 5 kota, 289 kecamatan, dan 6.497 gampong. Pada tahun 2019, jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 5.371.532 jiwa dengan total luas wilayah 57.956,00 km².[31][32][33][34][35]

NoKode
Kemendagri
Kabupaten/KotaLuas Wilayah
(km2)
Penduduk 2019
(jiwa)
Kepadatan
(jiwa/km2)
2019
KecamatanKelurahanGampong
111.05Kab. Aceh Barat2.927,95210.11364,5912322
211.12Kab. Aceh Barat Daya1.490,60150.39399,759152
311.06Kab. Aceh Besar2.969,00425.216129,5623604
411.14Kab. Aceh Jaya3.812,9992.89222,579172
511.01Kab. Aceh Selatan3.841,60238.08159,9418260
611.10Kab. Aceh Singkil2.185,00124.10159,4811116
711.16Kab. Aceh Tamiang1.956,72295.011147,0512213
811.04Kab. Aceh Tengah4.318,39208.40748,2614295
911.02Kab. Aceh Tenggara4.231,43216.49552,3916385
1011.03Kab. Aceh Timur6.286,01436.08167,1724513
1111.08Kab. Aceh Utara3.236,86619.407177,9227852
1211.17Kab. Bener Meriah1.454,09148.175106,2610232
1311.11Kab. Bireuen1.901,20471.635227,6817609
1411.13Kab. Gayo Lues5.719,5894.10016,6711136
1511.15Kab. Nagan Raya3.363,72167.29449,8510222
1611.07Kab. Pidie3.086,95444.976141,8023730
1711.18Kab. Pidie Jaya1.073,60161.215146,788222
1811.09Kab. Simeulue2.051,4893.22843,5410138
1911.71Kota Banda Aceh61,36270.3213.892,01990
2011.74Kota Langsa262,41176.811695,19566
2111.73Kota Lhokseumawe181,06207.2021.052,82468
2211.72Kota Sabang153,0034.874261,70218
2311.75Kota Subulussalam1.391,0081.41758,37582
TOTAL57.956,005.371.53288,912896.497

Aceh (abjad Jawoë: اچيه دارالسلام) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang ibu kotanya berada di Banda Aceh. Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang diberi status sebagai daerah istimewa dan juga diberi kewenangan otonomi khusus. Aceh terletak di ujung utara pulau Sumatra dan merupakan provinsi paling barat di Indonesia. Menurut hasil sensus Badan Pusat Statistik tahun 2019, jumlah penduduk provinsi ini sekitar 5.281.891Jiwa.[10] Letaknya dekat dengan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India dan terpisahkan oleh Laut Andaman. Aceh berbatasan dengan Teluk Benggala di sebelah utara, Samudra Hindia di sebelah barat, Selat Malaka di sebelah timur, dan Sumatra Utara di sebelah tenggara dan selatan.

Aceh dianggap sebagai tempat dimulainya penyebaran Islam di Indonesia dan memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara. Pada awal abad ke-17, Kesultanan Aceh adalah negara terkaya, terkuat, dan termakmur di kawasan Selat Malaka. Sejarah Aceh diwarnai oleh kebebasan politik dan penolakan keras terhadap kendali orang asing, termasuk bekas penjajah Belanda dan pemerintah Indonesia. Jika dibandingkan dengan dengan provinsi lainnya, Aceh adalah wilayah yang sangat konservatif (menjunjung tinggi nilai agama).[11] Persentase penduduk Muslimnya adalah yang tertinggi di Indonesia dan mereka hidup sesuai syariah Islam.[12] Berbeda dengan kebanyakan provinsi lain di Indonesia, Aceh memiliki otonomi yang diatur tersendiri karena alasan sejarah

Ekspedisi Kirim Mobil – SEARA adalah perusahaan ekspedisi pengiriman mobil ke seluruh pulau di Indonesia yang terpercaya dan amanah. Sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun menggeluti usaha di bidang Jasa Kirim Mobil. Sehingga perusahaan kami dipercaya oleh ratusan perusahaan untuk mengirimkan mobil ke mana saja.

Keyword Terkait :

ekspedisi kirim mobil
jasa pengiriman mobil terpercaya
jasa pengiriman mobil antar pulau
ekspedisi pengiriman mobil
ekspedisi mobil
jasa pengiriman mobil tiki
jasa pengiriman mobil via laut
harga jasa pengiriman mobil
jasa pengiriman mobil murah
jasa kirim kendaraan
ekspedisi kirim mobil antar pulau
jasa ekspedisi mobil antar pulau
biaya ekspedisi mobil

Memahami Arti Kata Ekspedisi dan Cara Kerjanya

Ekspedisi Kirim Mobil Arti Kata Ekspedisi
Arti Kata Ekspedisi

Sempatkah Kamu mendengar sebutan kata ekspedisi ? Serta Apakah Kamu sempat mengenali metode kerja ekspedisi?

Aku percaya Kamu seluruh sempat mendengar kata ekspedisi, bisa jadi serta apalagi banyak dari kita memakai layanan ekspedisi. Tetapi Kamu ketahui“ menguasai kata ekspedisi serta metode kerjanya”

Terdapat banyak penafsiran buat kata ekspedisi, namun dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia( KBBI) arti ekspedisi merupakan Pengiriman Benda, Pengiriman Pesan serta/ ataupun Industri Angkutan Benda.

Jadi, kala kita kerap mendengar kata“ bisnis pengiriman benda” di dunia ekspedisi, berartinya layanan ekspedisi yang ialah unit bisnis ataupun industri yang melaksanakan bisnis kiriman benda melalui darat,

Bagaimana ekspedisi bekerja dikala pengiriman benda?

Ekspedisi Kirim Mobil

Ekspedisi Kirim Mobil – Tiap industri yang mengoperasikan bisnis ekspedisi wajib mempunyai SOP( Prosedur Operasional Standar) ataupun peraturan yang lain. Terdapat sebagian perihal yang mempermudah pengiriman benda, namun sebagian pula mempraktikkan peraturan yang sangat ketat.

Tetapi, ketentuan ketat biasanya membenarkan pengiriman benda yang nyaman dibanding dengan ketentuan simpel. Tetapi, syarat ini tidak menjamin layanan yang andal serta memuaskan.

Jasa Derek – Sebab itu, bila Kamu membaca postingan ini serta mencari layanan ekspedisi, Kamu wajib lebih berjaga- jaga. Kamu wajib mencari industri yang sudah teruji andal, mempunyai pengalaman dalam pengiriman benda bagus, serta tidak sempat mempunyai permasalahan. Ini dibuktikan dengan banyaknya pelanggan yang memakai jasa industri mereka.

Berikut ini merupakan operasional metode kerja di industri pelayaran

Benda/ produk yang hendak dikirim

Ini merupakan langkah awal dalam pengoperasian industri pelayaran, sebab industri pelayaran tanpa benda yang hendak dikirim tidak bisa berjalan. Tetapi pasti saja, benda yang hendak dikirim wajib mematuhi peraturan industri serta tidak boleh dimasukkan dalam benda apa juga yang melanggar hukum.

Pengemasan ataupun pengemasan ulang barang

Buat membenarkan keamanan benda yang tidak rusak, metode benda dikemas mempunyai pengaruh besar pada benda yang hendak dikirim. Tetapi, terdapat sebagian poin berarti tertentu, ialah tipe benda rusak belah, cairan ataupun bahan santapan yang gampang rusak, sebab dalam sebagian permasalahan terdapat sebagian industri yang tidak mau menerima benda, bila tidak demikian halnya. Kasing dikemas dalam keadaan baik.

Pengelolaan dokumen

Dokumen yang disebutkan di mari merupakan administrasi dokumen administrasi Kepabeanan ataupun pihak terpaut yang lain. Bagaikan ketentuan, industri ekspedisi mengurus seluruh aspek administrasi dari dokumen yang dibutuhkan.

Bila dulu orang cuma memahami Pos Indonesia bagaikan salah satunya jasa pengiriman benda di Indonesia. Saat ini warga lebih dimudahkan dengan banyaknya jasa layanan pengiriman benda yang bisa digunakan buat memudahkan serta memesatkan proses pengiriman.

Bila dilihat dari macam- macam jasa pengiriman benda di Indonesia sesungguhnya dipecah bersumber pada pengelola serta tipe layanan pengiriman yang disediakan.

Macam-Macam Jasa Pengiriman Barang

Ekspedisi Kirim Mobil – Bila dilihat dari pengelolanya, jasa pengiriman benda di Indonesia dipecah jadi 2 ialah industri jasa pengiriman benda kepunyaan negeri ialah PT. pos Indonesia serta industri jasa kepunyaan swasta semacam JNE, TIKI, Wahana, Pandu Logistic, serta masih banyak lagi. Sebaliknya dari tipe layanan pengiriman bisa dibedakan bersumber pada jalan transportasi dan layanan sarana yang disediakan oleh jasa tersebut yang meliputi transportasi jalan darat, laut, serta hawa.

Buat lebih memahami berbagai berbagai jasa pengiriman benda yang terdapat di Indonesia, berikut sebagian industri yang sediakan layanan jasa pengiriman benda yang bisa kamu tahu secara lebih lengkap:

Bersumber pada Pengelola Jasa

Industri Jasa Pengiriman Benda Kepunyaan Negara

  • Pos Indonesia

Bagaikan salah satunya jasa pengiriman benda kepunyaan negeri, Pos Indonesia pula tercatat bagaikan salah satu industri ekspedisi awal di Indonesia. Keberadaannya begitu sangat memudahkan warga Indonesia dalam kegiatan pengiriman benda baik dalam maupun luar negara. Tidak hanya melayani pengiriman benda, Pos Indonesia pula melayani pengiriman dokumen, pesan, duit, dll.

Industri Jasa Pengiriman Benda Kepunyaan Swasta

Buat industri jasa pengiriman benda yang dikelola oleh swasta saat ini mempunyai jumlah yang begitu banyak. Apalagi industri jasa ini hendak terus tumbuh dengan terus menjadi banyaknya masyarakt yang memakai jasa- jasa tersebut. Berikut sebagian nama industri jasa pengiriman benda kepunyaan swasta ataupun perseorangan:

Bersumber pada Rute Pengiriman

Jasa Pengiriman Antar Kota

Buat jasa pengiriman benda antar kota meliputi: Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Cirebon, Purwodadi, Probolinggo, Pasuruan, Trenggalek, Kediri, Malang, serta segala kota- kota di Indonesia.

Jasa Pengiriman Antar Pulau

Buat jasa pengiriman benda antar pulau meliputi: Jakarta– Sumatera, Jakarta– Kalimantan, Jakarta– Bali, Jakarta, Sulawesi, Jakarta Papua, Jakarta NTB serta NTT, Jawa– Sumatera, Jawa– Sulawesi, Jawa– Kalimantan, serta segala pulau di Indonesia yang lain.

Jasa Pengiriman Antar Negara

Buat jasa pengiriman benda antar negeri umumnya dicoba buat negara- negara di segala dunia. Umumnya tarif buat jasa ini lebih mahal dibanding jasa- jasa yang lain.

Bersumber pada Jalan Transportasi

Transportasi Jalan Darat

Buat transportasi jalan darat umumnya kerap dicoba dengan memakai kendaraan- kendaraana darat semacam truk, tronton, elf, colt, sepeda motor, serta lain sebagainya.

Transportasi Jalan Laut

Buat transportasi jalan laut umumnya kerap dicoba dengan memakai kapal laut yang meliputi kapal feri, kapal muatan, kapal- kapal yang lain.

Transportasi Jalan Udara

Buat transportasi jalan hawa umumnya kerap dicoba dengan memakai pesawat spesial pengakutan benda. Umumnya industri jasa hendak berkolaborasi dengan biro maskapai penerbangan dalam proses pengiriman benda tersebut.

Bila dilihat dari macam- macam jasa pengiriman benda yang terdapat di Indonesia, pasti mempunyai jumlah yang sangat banyak.

Terlebih dikala ini proses pengiriman benda telah jadi satu kerutinan teratur yang dicoba tiap industri, bisnis perorangan, ataupun warga yang lain. Dengan terus menjadi banyaknya berbagai jasa pengiriman benda di Indonesia. Hingga warga juga hendak terus menjadi dimudahakan dalam melaksanakan kegiatan pengiriman barang- marang dari satu daerah ke daerah lain, dari pulau satu ke pulau lain, apalagi pengiriman benda ke segala negeri.

Jadi kesimpulan dari Ekspedisi Kirim Mobil adalah hampir sama dengan tulisan di atas, atau tinggal di ganti kata barang menjadi mobil. Yang membedakan tingkat keamanannya lebih ketat, Karna mobil sangat rentan terhadap kerusakan dan kehilangan, mungkin karna harganya lebih mahal

CARA UNTUK PROSES PENGIRIMAN DOKUMEN ATAU DATA ?

Jasa Pengiriman Mobil
  • Pengiriman data via Fax, caranya adalah silahkan anda foto copy stnk kemudian anda tuliskan di sebelah foto copy tersebut alamat pengambilan, alamat penerima dan nama pembayar biaya kirim serta contact person , lalu kirim ke alamat email : customer-support@seara.co.id
  • Pengiriman data secara Online, caranya adalah, silahkan klik disini kemudian silahkan anda isi form yang telah kami sediakan.
  • Pengiriman data via SMS, jika keadaan terpaksa misalnya anda berada diluar rumah atau kantor anda, anda dapat mengirimkan data tersebut via SMS, caranya adalah silahkan ketik : No Mobil, No Mesin, No rangka, Warna mobil, Tahun pembuatan, Harga mobil, Alamat pengambilan, Alamat tujuan, dan Nama pembayar ongkos,contact person masing-masing alamat lalu kirim ke no :+62 812-8976-7388

DOKUMEN ?

Data Tersebut Kami Perlukan Untuk Pengurusan Kirim Mobil Yaitu :

  • Asuransi,
  • Pembuatan DO (Surat Berita Acara Serah Terima Mobil,kendaraan) “surat jalan”
  • Pembuatan Memo SPK (Surat Perintah Kerja) Petugas dari kami untuk penjemputan mobil.
  • Dan Pembuatan Kwitansi Pembayaran Biaya Kirim.
  • Foto Copy STNK Mobil.
  • Atas Nama Pembayar Biaya Kirim Mobil.

PROSES SERAH TERIMA KENDARAAN MOBIL ?

PROSES SERAH TERIMA KENDARAAN MOBIL ?
  1. Klien memberikan data kendaraan berupa tipe dan Nomor polisi kendaraan atau foto copy STNK melalui email ataupun WhatsApp kepada SEARA.
  2. SEARA akan mengirimkan staff nya untuk pengambilan unit dengan membawa Surat Perintah Kerja (SPK) resmi dari SEARA dengan data unit yang sudah diberikan oleh klien.
  3. Klien wajib memeriksa dokumen pelengkap yang dibawa oleh staff SEARA sebelum unit diperiksa oleh staff SEARA.
  4. Staff SEARA diwajibkan memeriksa kelengkapan dan kondisi unit dengan cermat, teliti serta didampingi oleh klien. Selanjutnya staff SEARA akan mengisi form checklist Surat Terima Kendaraan yang sudah di stempel oleh SEARA.
  5. Klien wajib menandatangani form Checklist Serah Terima Kendaraan yang telah diisi sesuai dengan kelengkapan dan kondisi unit yang telah diperiksa secara seksama.
  6. Klien wajib di berikan satu lembar form Checklist Serah Terima Kendaraan sebagai bukti bahwa unit yang sudah diserahterimakan kepada SEARA sudah sesuai dengan pengecekan awal.
  7. Unit yang telah diserahterimakan selanjutnya akan dibawa oleh staff SEARA ke gudang penyimpanan sementara di pelabuhan atau langsung ke kapal berdasarkan situasi dan kondisi yang ada di saat pengambilan dan dipelabuhan.
  8. Saat kendaraan tiba di kota tujuan maka staff SEARA akan segera menghantarkan kendaraan klien ke alamat yang dituju
  9. Klien atau penerima kendaraan di tempat tujuan wajib memeriksa kembali kelengkapan dan kondisi unit sebelum serah Terima dengan staff SEARA.
  10. Klien atau penerima kendaraan wajib menandatangani form Checklist Serah Terima apabila kondisi unit sudah sesuai dengan yang tertera di form tersebut.

Ekspedisi Kirim Mobil yang kami support untuk seluruh Pulau atau Kabupaten di Indonesia Adalah

Ekspedisi Kirim Mobil Indonesia
Ekspedisi Kirim Mobil Indonesia

Blangpidie. Meulaboh. Kota Jantho. Calang. Tapak Tuan. Singkil. Karang Baru. Takengon. Kutacane. Idi Rayeuk. Lhoksukon. Lubuk Basung. Kalabahi. Kisaran. Agats. Mengwi. Paringin. Ngamprah. Soreang. Luwuk. Salakan. Banggai. Toboali. Mentok. Koba. Sungai Liat. Bangkalan. Bangli. Martapura. Banjarnegara. Bantaeng. Bantul. Pangkalan Balai. Purwokerto. Banyuwangi. Marabahan. Buntok. Tamiang. Muara Teweh. Barru. Batang. Muara Bulian. Limapuluh. Cikarang. Manggar. Tanjung Pandan. Atambua. Simpang Tiga Redelong. Bengkalis. Bengkayang. Kota Manna. Karang Tinggi. Arga Makmur. Tanjungredep. Biak. Raba. Bandar Seri Bentan. Bireuen. Kanigoro. Blora. Tilamuta. Cibinong. Bojonegoro. Kotamobagu. Bolaang Uki. Tutuyan. Boroko. Rumbia. Bondowoso. Suwawa. Watampone. Tanah Merah. Boyolali. Brebes, Bumiayu. Singaraja. Bulukumba. Tanjungselor. Muara Bungo. Buol. Namrole. Namlea. Pasarwajo. Batauga. Labungkari. Buranga. Ciamis. Cianjur. Cilacap. Sumber. Sidikalang. Tigi. Lubuk Pakam. Demak. Pulau Punjung. Kigamani. Dompu. Donggala. Tebing Tinggi. Ende. Enrekang. Fakfak. Larantuka. Garut. Blang Kejeren. Gianyar. Kwandang. Gorontalo. Sungguminasa. Gresik. Purwodadi. Wonosari. Kuala Kurun. Jailolo. Labuha. Weda. Maba. Tobelo. Kandangan. Barabai. Amuntai. Dolok Sanggul. Tembilahan. Rengat. Indramayu. Sugapa. Sentani. Wamena. Jember. Negara. Jeneponto. Jepara. Jombang. Kaimana. Bangkinang. Putussibau. Kuala Kapuas. Karanganyar. Karangasem. Karawang. Tanjung Balai Karimun. Kabanjahe. Kasongan. Bintuhan. Sukadana. Kebumen. Kediri. Waris. Kendal. Kepahiang. Terempa. Dobo. Tuapejat. Selatpanjang. Tahuna. Benteng. Pulau Pramuka. Ondong Siau. Sanana. Melonguane. Serui. Sungaipenuh. Ketapang. Klaten. Klungkung. Kolaka. Tirawuta. Lasusua. Langara. Andolo. Wanggudu. Unaaha. Kotabaru. Pangkalan Bun. Sampit. Taluk Kuantan. Sungai Raya. Kudus. Wates. Kuningan. Kupang. Sendawar. Tenggarong. Sangatta. Kota Pinang. Aek Kanopan. Rantau Prapat. Lahat. Nanga Bulik. Lamongan. Kota Liwa. Kalianda . Gunung Sugih. Sukadana. Kotabumi. Ngabang. Stabat. Tiom. Rangkasbitung. Muara Aman. Lewoleba. Sarilamak. Daik, Lingga. Mataram. Praya. Selong. Tanjung. Lumajang. Belopa. Malili. Masamba. Madiun. Kota Mungkid. Magetan. Batu Bulan. Majalengka. Majene. Betun. Kepanjen. Malinau. Wonreli (de facto). Masohi. Saumlaki. Langgur. Mamasa. Burmeso. Kobakma. Mamuju. Tobadak. Pasangkayu. Panyabungan. Labuan Bajo. Borong. Ruteng. Manokwari. Ransiki. Kepi. Turikale. Kumurkek. Nanga Pinoh. Bangko. Merauke. Mesuji. Timika. Tondano. Amurang. Ratahan. Airmadidi. Mojokerto. Bungku. Kolonodale. Muara Enim. Sengeti. Mukomuko. Raha. Laworo. Purukcahu. Sekayu. Muara Beliti Baru. Rupit. Nabire. Suka Makmue. Mbay. Ranai, Bunguran Timur. Kenyam. Bajawa. Nganjuk. Ngawi. Lahomi. Teluk Dalam. Lotu. Gunung Sitoli. Nunukan. Indralaya. Kota Kayu Agung. Muaradua. Martapura. Baturaja. Pacitan. Gunung Tua. Sibuhuan. Parit Malintang. Salak. Pamekasan. Pandeglang. Parigi. Pangkajene. Enarotali. Parigi. Simpang Ampek. Lubuk Sikaping. Tanah Grogot. Pasuruan. Pati. Anggi. Oksibil. Kajen. Pangkalan Kerinci. Pemalang. Penajam. Talang Ubi. Gedong Tataan. Pasar Krui. Painan. Meureudu. Sigli. Pinrang. Marisa. Polewali. Ponorogo. Mempawah. Poso. Pringsewu. Kraksaan. Pulang Pisau. Morotai Selatan. Bobong. Kotamulia. Ilaga. Purbalingga. Purwakarta. Purworejo. Waisai. Curup. Rembang. Bagan Siapi-api. Pasir Pengaraian. Baa. Seba. Sambas. Pangururan. Sampang. Sanggau. Sarmi. Sarolangun. Sekadau. Tais. Ungaran. Piru . Bula . Ciruas. Sei Rampah. Kuala Pembuang. Siak Sri Indrapura. Pangkajene Sidenreng. Sidoarjo. Sigi Biromaru. Muaro Sijunjung. Maumere. Raya. Sinabang. Sinjai. Sintang. Situbondo. Kecamatan Sleman. Padang Aro. Arosuka. Watan Soppeng. Sorong. Teminabuan. Sragen. Subang. Pelabuanratu. Sukamara. Sukoharjo. Tambolaka. Waikabubak. Waibakul. Waingapu. Taliwang. Sumbawa Besar. Sumedang. Sumenep. Sorendiweri. Tanjung. Tabanan. Pattalassang. Fef. Tideng Pale. Makale. Batulicin. Batusangkar. Pelaihari. Tigaraksa. Kota Agung. Kuala Tungkal. Muara Sabak. Sipirok . Pandan . Tarutung. Rantau. Singaparna. Muara Tebo. Slawi. Bintuni. Rasiei. Temanggung. Soe. Kefamenanu. Balige. Ampana. Toli-Toli. Karubaga. Rantepao. Trenggalek. Tuban. Tulang Bawang Tengah. Menggala. Tulungagung. Sengkang. Wangi-Wangi. Botawa. Blambangan Umpu. Wonogiri. Wonosobo. Sumohai. Elelim.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Jasa Kirim Mobil Terpercaya

TLP/WA : 0813-9924-4439
X
Chat Kami
Silakan Chat
Terima Kasih,
Telah berkunjung di rolcas.com
Ada yang bisa kami bantu, Silakan Chat kami disini ?
Powered by