Rak Gudang Medan

RAK GUDANG MEDAN

Rak Gudang Medan

Rak Gudang Medan – Kota Medan (Melayu Jawi: ميدان; Batak: ᯔᯩᯑᯉ᯲; Hanzi: 棉蘭; bahasa Tamil: மேடான்) adalah ibu kota provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kota ini merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, serta kota terbesar di luar Pulau Jawa.[4][5][6] Kota Medan merupakan pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dengan keberadaan Pelabuhan Belawan dan Bandar Udara Internasional Kuala Namu yang merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia. Akses dari pusat kota menuju pelabuhan dan bandara dilengkapi oleh jalan tol dan kereta api. Medan adalah kota pertama di Indonesia yang mengintegrasikan bandara dengan kereta api. Berbatasan dengan Selat Malaka menjadikan Medan kota perdagangan, industri, dan bisnis yang sangat penting di Indonesia.

Medan berawal dari sebuah kampung yang didirikan oleh Guru Patimpus di pertemuan Sungai Deli dan Sungai Babura. Hari jadi Kota Medan ditetapkan pada tanggal 1 Juli 1590. Selanjutnya pada tahun 1632, Medan dijadikan pusat pemerintahan Kesultanan Deli, sebuah kerajaan Melayu. Bangsa Eropa mulai menemukan Medan sejak kedatangan John Anderson dari Inggris pada tahun 1823. Peradaban di Medan terus berkembang hingga Pemerintah Hindia Belanda memberikan status kota dan menjadikannya pusat pemerintahan Karesidenan Sumatera Timur. Memasuki abad ke-20, Medan menjadi kota yang penting di luar Jawa, terutama setelah pemerintah kolonial membuka perusahaan perkebunan secara besar-besaran.

Medan adalah kota multietnis yang mana penduduknya terdiri dari orang-orang dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda-beda. Selain Melayu dan Karo sebagai penghuni awal, Medan didominasi oleh etnis Jawa, Batak, Tionghoa, Mandailing, dan India. Mayoritas penduduk Medan bekerja di sektor perdagangan, sehingga banyak ditemukan ruko di berbagai sudut kota. Di samping kantor-kantor pemerintah provinsi, di Medan juga terdapat kantor-kantor konsulat dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, dan Jerman. Baca Selengkapnya

Banyak yang berpendapat Rak Gudang hanyaklah rak yang berfungsi sebagai rak penyimpanan barang di gudang saja. Namun di sisi lain Rak Gudang juga mampu memiliki fungsi lain. Contohnya untuk rak display toko.

Rak Gudang Medan – Kebanyakan rak gudang display toko menggunakan Rak Gudang bertipe Light Duty (ringan) seperti Rak Gudang Light Duty, Rak Gudang Tanpa Baut, Rak Gudang Siku Lubang, atau Rak Gudang Shelving Kayu dan lain sebagainnya. Karena kelebihan dari Rak Gudang bertipe light duty ini memiliki ukuran yang tidak besar namun mampu untuk menampung beban yang lumayan berat. Kebanyakan Toko yang menggunakan Rak Gudang sebagai Rak Display adalah Toko Elektronik, Toko Besi, Toko Spare Part, Toko Sembako, Bengkel, Toko Ban, dll. Terkadang dikasus lain Hypermarket (Toko Besar) menggunakan Rak Gudang bertipe Heavy Duty. Contohnya Lotte Mart.

Lihatlah gambar diatas, Lotte Mart menggunakan Rak Heavy duty karena Lotte Mart menjual berbagai macam barang. Karena kebutuhannya akan kapasitas yang sangat besar dan Model Marketnya yang luas Rak Gudang Heavyduty sangatlah cocok untuk memberikan tampilan yang berbeda. Toko di dalam Gudang adalah Ide yang sangat brilian.

Dan masih banyak lagi Hypermart yang menggunakan Rak Gudang sebagai rak display.
Pada akhirnya, aplikasi rak gudang di toko memberikan para pengusaha begitu banyak penghematan. Menyatukan 3 tempat sekaligus : Toko, Gudang, dan tempat pelayanan pelanggan.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


WA : 085218567670